MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN (Studi Kasus di Pesantren Dayah Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air Kota Banda Aceh)

Penulis

  • Cut Maulidiana Program Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto, Jawa Timur
  • Rahmat Rahmat Program Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto, Jawa Timur

Kata Kunci:

manajemen pendidikan Islam, tahfidz Al-Qur’an, pesantren

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen program tahfidz Al-Qur’an di Pesantren Dayah Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air Kota Banda Aceh, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta menganalisis strategi pengelolaan program tahfidz yang diterapkan oleh lembaga tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pimpinan dayah, koordinator tahfidz, ustadz/ustadzah pengajar tahfidz, serta santri yang mengikuti program tahfidz. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program tahfidz di Pesantren MUQ meliputi empat tahapan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan melalui penetapan tujuan hafalan, penyusunan jadwal, pembagian tugas pengajar, serta penyediaan sarana pembelajaran. Pelaksanaan program dilakukan melalui sistem kelas intensif dan kelas reguler. Pengawasan dilakukan oleh musyrif dan musyrifah yang memantau aktivitas hafalan santri setiap hari, sedangkan evaluasi dilakukan secara berkala dengan menilai jumlah dan kualitas hafalan santri. Faktor pendukung program tahfidz meliputi dukungan pimpinan pesantren, kompetensi pengajar tahfidz, serta lingkungan pesantren yang religius dan kondusif. Sementara itu faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan santri, keterbatasan pendanaan, serta tingkat kedisiplinan sebagian santri. Hambatan tersebut dapat diatasi melalui peningkatan sistem manajemen tahfidz, penguatan peran guru pembimbing, peningkatan pengawasan santri, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Maulidiana, C., & Rahmat, R. (2025). MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN (Studi Kasus di Pesantren Dayah Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air Kota Banda Aceh). AL-ILMU : Jurnal Keagamaan Dan Ilmu Sosial, 11(2), 50–73. Diambil dari https://ejournal.stisasabang.ac.id/index.php/AJKIS/article/view/43